Harapan Para Pejuang Dua Garis

by - Agustus 31, 2019


Blogger Makassar di ulang tahun ke-2 Morula IVF

"Fir kapan isi ?"
"Udah ada tanda-tanda belom fir ?"
"Kamu sibuk banget sih makanya gak hamil-hamil!"
"Si itu udah hamil anak kedua, kamu satu aja belom ada, coba deh kurangin aktifitasnya"
dan masih banyak lagi pertanyaan dan pernyataan ajaib dari orang-orang yang mengenalku hahaha. Biasanya sih yang selalu komentar seolah-olah memberi saran padahal julid adalah orang-orang yang saya pun tidak begitu akrab, sampai heran! segitu pedulinya sama hidup saya yah ?! :D

Apapun itu, sekarang saya sudah mulai bisa sedikit selaw menanggapi "doa" teman-teman di luar sana yang sepertinya ingin sekali melihatku berbadan dua. Bantu aamiin ya teman-teman.

Berbicara masalah anak ini memang masih jadi culture di Indonesia secara umum dan di Sulsel khususnya bahwa bagi pasangan yang sudah menikah ya tujuan akhirnya adalah memiliki keturunan, yang banyak orang tidak mau mengerti anak itu rejeki, dan rejeki itu Tuhan yang mengatur. sebagai orang yang percaya Tuhan, da kita sebagai umat mah hanya bisa berusaha dan berdoa kan, kalau sudah ikhtiar banyak-banyak sisanya serahkan pada Gusti Allah. 

Ikhtiar mempunyai buah hati pun bentuknya beragam, ada yang mulai dari mengatur pola hidup dan pola makan, ada yang rajin pijat merangsang hamil (iya ini ada loh, saya juga baru tahu lol), ada pula yang memilih program bayi tabung. Bagi beberapa pasangan mungkin belum berniat memilih program bayi tabung karena mikirnya sudah ke biaya. Padahal, bayi tabung itu juga salah satu bentuk ikhtiar paling ampuh bagi para pejuang dua garis! (ceilehhh berapi-api banget fir).

Saat ini, saya pun sedang ikhtiar untuk bisa memiliki buah hati, pas banget kemarin tanggal 25 Agustus 2019, saya janjian sama teman-teman blogger Makassar ikut seminar kesehatan di Mall Phinisi Point. Seminar kesehatan ini diselenggarakan oleh Morula IVF sebuah klinik fertilitas bayi tabung yang bertempat di RS Awal Bross. Di Indonesia sendiri, Morula IVF ternyata merupakan salah satu klinik fertilitas terbesar dengan peningkatan pasien yang bertambah sekitar 30% tiap tahunnya. Bukan kaleng-kaleng inie!

Seminar kesehatan dari Morula IVF Makassar kemarin ternyata merupakan rangkaian acara dari ulang tahunnya yang ke-2. Iya, Morula IVF memang baru ada di Kota Makassar dua tahun terakhir, tapi klinik yang bertempat di lantai 9 RS Awal Bross ini merupakan semenjak grand opening Morula IVF Makassar telah membantu 3,465 pasangan yang mendambakan buah hati yang bukan saja berasal dari kota Makassar tetapi hampir dari semua kota di Indonesia Timur, dan untuk persentase kehamilan mencapai 30%  dari siklus fresh cycle. Morula IVF Makassar sendiri telah menduduki posisi peringkat ke 6 siklus terbanyak dari 34 center bayi tabung di Indonesia tahun 2018. Layanan Morula IVF Makassar meliputi: 
1. Program Kehamilan dibantu - In Vitro Fertilisation (IVF) dan Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Intra Uterine Insemination (IUI), pembekuan sperma dan embrio.
2. Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI).
3. Time Lapse
4. Layanan akupunktur khusus infertilitas dan kehamilan.
5. Layanan konsultasi kesehatan pria.
6. Layanan PESA/TESE.
7. Layanan konseling psikologi dengan psikologi klinis.
8. Jasa laboratorium spermatologi - analisa sperma dan pencucian sperma.
9. Bank sperma dan embrio.
Dengan alat-alat kedokteran terkini, serta prinsip High End dan High Tech Morula IVF Makassar akan memberikan perawatan khusus dan profesional disetiap tahap. *mesem*

Tya Ariestya berbagi pengalamannya mendapatkan buah hati melalui program bayi tabung Morula IVF
Ternyata, selain merayakan ulang tahunnya yang ke-2, Morula IVF Makassar kemarin juga meluncurkan teknologi terbaru yang tentunya semakin canggih dalam tingkat keberhasilan program bayi tabung karena antara berbagai metode mengatasi masalah ketidaksuburan (infertilitas) pasangan suami istri, bayi tabung (in vitro fertilization, IVF) memiliki angka keberhasilan tertinggi, mencapai 40-50%. Terlebih, dengan penerapan teknologi terkini yang mampu mengatasi kasus-kasus infertilitas dengan tingkat kesulitan tinggi. Apa saja teknologi canggih itu?

Pertama, pada pasien yang tidak didapatkan sperma saat analisa sperma (azoospermia) dapat diupayakan dengan teknologi pengambilan sperma langsung dari testis, melalui prosedur Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA) atau Testicular Sperm Aspiration (TESA). Kemudian, teknologi canggih berikutnya ialah Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), dimana proses pembuahan (fertilisasi) dilakukan dengan cara menyuntikkan satu sperma terpilih langsung ke dalam sel telur. Dengan teknologi ICSI, penolakan sel telur terhadap sperma suami juga bisa dihindari.  Berbeda dengan cara konvensional yang memerlukan sekitar 40.000 sperma untuk membuahi satu sel telur, serta kemungkinan kegagalan fertilisasi karena penolakan sperma suami oleh sel telur istri.

Selanjutnya, yang lebih maju dari ICSI adalah teknologi Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI). Teknologi ini serupa ICSI, namun pemilihan sperma terbaik dilakukan lebih detail menggunakan mikroskop khusus yang bisa memperbesar penampakan sperma hingga 6.000 kali. Dengan teknologi IMSI, kecacatan bentuk pada sperma bisa terdeteksi sebelum fertilisasi. Sperma yang mempunyai bentuk tidak sempurna akan berakibat pada perkembangan embrio yang kurang baik dan berakhir dengan gagalnya program bayi tabung.

Teknologi IMSI merupakan pengembangan ICSI untuk menyeleksi sperma dengan lebih detail menggunakan mikroskop dengan kemampuan pembesaran sangat tinggi. Teknik ini memungkinkan ahli embriologi memilih sperma terbaik untuk proses fertilisasi. Dengan teknik ICSI, seleksi sperma dilakukan dengan pembesaran 40 kali, sementara dengan IMSI pembesaran bisa sampai 6.000 kali.

Tahun 2003, tim Bartoov melaporkan hasil penelitian di mana prosedur seleksi sperma dengan  teknik IMSI terbukti meningkatkan angka kehamilan bagi pasangan dengan kegagalan yang berulang. Pasangan yang menggunakan teknik IMSI mengalami kehamilan sangat signifikan (66%), dibandingkan dengan pasangan yang hanya menggunakan teknik ICSI (33%). Sperma yang buruk akan memengaruhi kualitas embrio. Kualitas embrio yang buruk meningkatkan kegagalan kehamilan.

Tahun 2006, penelitian lanjutan melibatkan 80 pasangan pada tiap kelompok. Pada kelompok yang menggunakan teknik IMSI, angka kehamilan mencapai 60%, sedangkan pasangan yang menggunakan teknik ICSI kehamilanhanya 25%. Angka keguguran juga turun signifikan, pasangan yang menggunakan IMSI mempunyai angka kegugurannya hanya 14%, sedangkan pada pasangan yang menggunakan teknik ICSI mencapai 40%. Penelitian yang dilakukan di Italia tahun 2008 juga menunjukkan hasil serupa.

Untuk meningkatkan keberhasilan bayi tabung, Morula IVF Makassar juga telah menyediakan teknologi terbaru kedua pada program bayi tabung yaitu Time Lapse. Memegang peranan penting dalam tahapan pemilihan embrio terbaik, penggunaan Time Lapse sangat perlu untuk dipertimbangkan. Time Lapse  digunakan untuk mengamati perkembangan sel embrio, sehingga embrio dengan perkembangan atau pembelahan sel yang tidak normal dapat diketahui. Dengan kualitas embrio yang baik, akan membantu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung.

Di Indonesia, teknologi IMSI masih baru dan diterapkan di beberapa klinik fertilitas, sedangkan untuk Time Lapse sendiri hanya ada 4 center klinik bayi tabung di Indonesia yang memilikinya termasuk Morula IVF Makassar yang berada di Rumah Sakit Awal Bros Jl. Urip Sumoharjo No. 43 Makassar Sulawesi Selatan. Kedua teknik ini dapat menjadi harapan baru bagi pasangan yang ingin menimang buah hati.

Peluncuran film "CUCU" yang diperankan oleh aktor-aktor muda berbakat Makassar

Jadi bagaimana ? masih ada kah keragu-raguan dalam diri kalian wahai sobad pejuang dua garis ? yuk cerita di kolom komentar!



You May Also Like

11 komentar

  1. Rasanya ijut menaruh harapan buat mereka para pejuang dua garis agar segera diberikan momongan dalam asuhan Morula IVF

    BalasHapus
  2. Setuju banget pernyataannya "banyak yang bertanya padahal sebenarnya julid" hihihi...

    Tetap semangat ya Fira dalam mengusahakan kehadiran buah hati ❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, nah, bertanya tapi sebenarnya julid. duh, ya Allah semoga kita terhindar dari hal ini.

      Untuk kakak fira, semoga segera diberikan buah hati yang sholeh dan sholehah ya :)

      Hapus
  3. Sehati dong kak fir, sampai sy mls jawabnya 😌 haha .. semoga dgn hadirnya morula bisa membantu para pejuang 2 garis ya ❤️

    BalasHapus
  4. yuhuuu kalo saya sekarang lebih sering ditanya "kapan tambah anak". semangat ya menjawab pertanyaan2 para netizen yang budiman

    BalasHapus
  5. Saya juga suka risih kalo ada orang tanya-tanya kapan punya anak, tapi dulu... Sekarang lebih risih lagi ada lagi yang ngomong, saatnya mi tawwa ada adeknya anuh atau bisa mi lagi ini satu... Apakah XD
    Btw, ndak menyesal kemaren sempetin hadir di acaranya Morula ini, semoga bisa menjadi solusi terbaik bagi yang sedang program anak.

    BalasHapus
  6. Yang paling susah itu memang menjaga supaya selalu terus semangat berjuang, karna yang namanya hati kadang down lagi kalo belum berhasil. Mudah2an semua pejuang dua garis bisa segera berhasil yah

    BalasHapus
  7. Serasa perhatian dih padahal kepo xD kalau mmg benerann perhatian, sekalian bayarin donggg program hamilnya sampai lahiran wkwkwkw

    BalasHapus
  8. Di acara ini baru benar2 aware soal IVF dan bgmana prosesnya, dan seru juga pas nonton film Cucu yang pesannya ngena banget tapi dikemas menjadi film komedi 😂

    BalasHapus
  9. acara ini benar2 keren.. inovasi Morula IVF Makassar dalam rangka memantapkan misi sebagai salah satu ikon dalam hal pelayanan kesehatan di Makassar sangat luar biasa ! dimulai dari seminar kesehatan, sampai sosialisasi layanan yg dikemas dalam short movie superkocak ! kreatif !

    BalasHapus
  10. Kalo boleh usul nih buat para pejuang dua garis, jangan ragu-ragu ya melangkah .... mantapkan semua ikhtiar. Kita tak pernah tahu hasilnya kalau tak berikhtiar.

    *salam dari mantan pejuang dua garis :*

    BalasHapus