Points of You, Sebuah Usaha Mengenal Diri.

by - Maret 18, 2019

Blogger Makassar X Insight Indonesia

 Belakangan ini, saya merasa banyak dari kita mulai berjalan ke arah yang lebih baik. Lebih baik dalam arti kita mulai aware sama isu-isu kesehatan mental, which is good. Pemerintah mulai banyak campaign perihal pentingnya sehat secara mental, pun dengan beberapa tokoh publik hingga influencer sering speak up mengenai hal ini. Kenapa saya tertarik dengan isu ini ? karena saya pernah mengalami masa-masa sulit yang membuat saya sangat sangat sangat terpukul hingga bisa kembali "sembuh" dan melahirkan diriku yang baru. yeaaay!! 

Sebenarnya kenapa kesehatan mental itu penting ? yaa karena yang bisa sakit bukan cuma fisik semata esmeralda! tapi psikis juga hih gitu aja gak ngerti. Nah kalau fisik sakit kan kita berobat ke dokter, kalau psikis ke mana ? yaa ke psikolog lah!! cumaaaaa, kebanyakan dari kita ini masih beranggapan kalau ke psikolog itu artinya sakit jiwa atau lebih kasar lagi gila! Siapa sih yang mau dijuluki orang gila ? salah satu alasan terkuat orang yang lagi "sakit" psikis males ke psikolog.

Tapi banyak juga yang berasalan "Halah ke psikolog ngapain, mahal banget konsultasi gitu doang, mending banyakin bersyukur aja deh!" atau gini "Ngapain ke psikolog ? buang-buang duit mending perbaiki diri dengan ibadah, itu cuma karena kamu kurang ibadah aja!"

Hadddddddeeeeeeeeehhhhhhhhhh, kalimat-kalimat seperti itu sangat tidak membantu orang-orang yang mentalnya sedang down. Berapa banyak sih kasus-kasus bunuh diri yang kita dengar sepanjang tahun 2018 sampai 2019 sekarang ? googling sendiri deh! Macem-macem kejadiannya, mulai dari stress sama ujian, putus cinta, masalah keluarga, dll dll (sila gunakan smartphone anda untuk googling). Kenapa banyak kasus-kasus seperti in terus berulang ? Yaa karena biasanya orang-orang terdekatnya yang harusnya jadi penolong malah makin menjerumuskan dia hiks hiks. Nah makanya tugas kita yang sudah sedikit lebih aware sama isu-isu mental health seperti ini untuk mengedukasi mereka.

Salah satu cara termudah (yang ternyata banyak orang tidak tahu dan tidak lakukan) untuk menjadi sehat secara mental adalah dengan mengenal diri sendiri. Simpel banget ya ? Kedengaranya cukup sederhana, tapi ternyata orang dewasa pun banyak yang tidak mengenal diri mereka sendiri. Mengenal diri sendiri ini bisa dilihat dari seberapa kenal dia dengan apa yang menjadi keinginannya, prioritasnya, tujuannya, cita-cita dan harapannya. Banyak dari kita yang menjalani hidup tapi tidak bahagia karena yaa itu tadi, kita tidak mengenal dirikita sendiri!

Kebetulan banget Selasa, 12 Maret kemarin saya dan sembilan orang teman-teman Blogger Makassar dapat kesempatan langka, invitation untuk mengikuti sesi coaching clinic bersama Fauziah Zulfitri Founder Insight Indonesia. Sesi coaching yang kami ikuti menggunakan metode Points of You, menggali dan mengeksplorasi lebih dalam ke diri sendiri.

Mengutip langsung dari website resmi Points of You di  http://www.points-of-you.com/ tertulis "A stimulating exploration that sharpens our senses and opens up new possibilities". Jadi jelas banget tools ini bermanfaat bagi kita yang belum memahami diri sendiri, jangan cuma memahami pacar aja bisanya, sama diri sendiri cuek! Jadi di sesi yang berjalan mulai jam 10 pagi tersebut, kami serasa tidak di coaching sih, berasa main games aja, main games yang bercucuran air mata tapinya! HAHAHA *if you know what I mean*`

Saat sesi berlangsung, kami semua larut dalam suasana haru, karena terbawa suasana coaching yang membuat kami mengeksplore jati diri kami yang sesungguhnya. Kami saling bercerita sampai ke hal-hal yang sensitif dan hal tersebut yang membuat kami mengharu biru.

Sesi berbagi beban! yang menjadi asal muasal tangis mengharu biru wkwk



Setelah kurang lebih 2 jam coaching berjalan, di akhir sesi kami ditanya perihal 5 kata yang membanggakan dari diri sendiri. Saya sendiri menjawab, saya bangga mampu menerima kekurangan diri saya, saya bangga menjadi open minded, saya bangga menjadi manusia yang terus haus belajar, saya bangga dengan apa yang saya miliki saat ini dna saya bangga dengan semua yang saya lakukan hingga saat ini. Terima kasih Insight Indonesia untuk 2 jam berharga yang membuat kami semua menepi sejenak untuk sekedar mengenal lebih jauh dan lebih dalam kepada diri sendiri, juga terima kasih kepada Sombere Media Partner atas undangannya. :) means a lot.

Saling menguatkan. The power of hug.

Kak Ayi tak kuasa menahan tangis

Menuliskan 5 hal yang membanggakan dari diri sendiri.



You May Also Like

10 komentar

  1. Bener banget Fira, banyak yang beranggapan kalo ke psikolog atau pdikiater, ada gangguan kejiwaan. Padahal gak selamanya seperti itu.

    Banyak orang yang butuh bantuan profesional untuk mengenal dirinya, membuka pikiran dan hatinya tentang kelebihan dana kekurangan untuk lebih maju dan bahagia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ealah, koq kelebihan dana, haha.. "Dan" itu maksudnya. Sori, typo.

      Hapus
  2. Iya benar, menjaga kesehatan mental itu penting. Saya juga menyadarinya dan merasa perlu karena pernah berada di titik terbawah. Dan metode ini menyenangkan ya.

    BalasHapus
  3. Mengikuti cooching mba Ochi ini santai tapi serius bahkan pake nangis ya hehee... seru dan berkesan. Rasanya pengen ikut coching lagi deh

    BalasHapus
  4. Mengenal diri sendiri dan menerima kekurangan plus kelebihan diridadalah cara terbaik untuk bersyukur. Dengan begitu hati lebih tenang, jiwa lebih bahagia dan jauh dari ruangan praktek psikolog he he he. Ah suka foto2nya berbicara.

    BalasHapus
  5. Baru tahap awal saya sudah meleleh. Ternyata usia bukan jaminan seseorang sudah mengenali dirinya.

    BalasHapus
  6. Saya dlu ,mau skali jadi psikolog. Bahkan sejak masih SMP saya baca baca mi buku tentnag psikolog modern. Bkin karya tulis tentang psikolog remaja.. tp, yaa jalannya bukan jadi psikolog..

    BalasHapus
  7. Yes, kesehatan mental itu penting. Dan menurutku kenapa sekarang-sekarang ini makin banyak kasus depresi sampai bunuh diri, salah satunya karena orang makin susah berempati dan lebih suka menghakimi. Di coaching games ini saya selain makin mengenali diri sendiri, juga diingatkan bahwa tiap oranh punya perjuangannya masing-masing. Dan sebagai sesama manusia, seharusnya kita saling menguatkan, bukannya malah menjatuhkan.

    BalasHapus
  8. True! Jiwa yang sehat akan membuat raga juga sehat. Untuk jadi orang yang sehat kita harus membuka diri dengan hal-hal baru yang positif juga mengenal diri sendiri lebih dulu...

    BalasHapus
  9. Janganki lupa baca buku nah kak. Ingatki! Dua buku dalam satu bulan kak 😊

    BalasHapus